Senioritas Tanamkan Ketakutan
Seorang kakak adalah contoh bagi adiknya. Seorang guru adalah panutan bagi murid-muridnya. Hal tersebut berlaku juga untuk dunia pendidikan. Sebelum masuk lebih dalam, apakah sebenarnya senior itu? Menurut KBBI, senior adalah seorang yang memiliki tingkat yang lebih tinggi. Senioritas adalah sesuatu yang menyangkut tentang hal-hal senor atau keadaan lebih tinggi dalam pangkat. Biasanya seorang senior memiliki hak-hak istimewa yang berbeda dari juniornya.
Keprihatinan dunia pendidikan saat ini adalah senior yang semena-mena terhadap juniornya. Mereka menganggap junior adalah benda yang bisa dimainkan. Tak jarang senior melakukan doktrin untuk para juniornya dan terus-menerus memasukan nilai-nilai yang senior anggap benar, yang kenyataannya tidak. Contohnya adalah seorang senior yang mendoktrin juniornya untuk ikut tawuran hanya untuk pamer kekuatan. Penanaman cinta kampus yang berlebihan yang mengarah ke chauvinism juga merupakan keprihatinan.
Senioritas secara tidak langsung menanamkan ketakutan. Pikir saja, seorang mahasiswa berangkat kuliah untuk menuntut ilmu tetapi diselimuti ketakutan. Apakah akan menghasilkan hasil yang maksimal? Apakah nilai akademisnya akan baik? sepertinya tidak. Lama kelamaan mereka akan berpikir kuliah hanya untuk menjadi bahan senioritas. Pada akhirnya tidak aka nada hubungan baik antara junior dan senior. Doktrin yang ditanamkan akan menaui kebencian pada diri juniornya. Apakah seniortitas bermanfaat?.
© Philosophy Walisongo All rights reserved. Blogger Template by PhiloWs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar